KONSEP MANUSIA PERSPEKTIF FILOSOF MUSLIM

Studi Komparatif Pemikiran Ibn Sina dengan Al-Ghazali

Authors

  • Ali Rahmat STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Keywords:

Manusia, Filosof, Muslim

Abstract

Kajian tentang konsep manusia kali ini hanya dibatasi pada konsep manusia perspektif Ibn Sina dan al-Ghazali. Ibn Sina mengemukakan bahwa hakikat dari manusia terdiri dari dua unsur yaitu:  jasad dan nafs. Dua unsur ini memiliki perbedaan antara jasad dan nafs yang terdapat pada hewan dan tumbuhan. Kehadiran nafs dalam jasad sebagai penjelmaan baginya. Jasad merupakan alat bagi nafs. Selain itu, terdapat pula hubungan yang kuat antara jasad dan nafs. Nafs tidak akan mencapai tahap fenomenal tanpa adanya jasad. Sedangkan menurut al-Ghaza<li menyatakan bahwa hakikat manusia terdiri dari beberapa unsur, seperti: al-nafs, al-ru<h, al-qalb, dan al-‘aql. Keempat unsur ini memiliki fungsi dan peran masing-masing, namun keempatnya saling melengkapi dalam membentuk manusia yang berkepribadian Insan Kamil. Perbedaan potensi yang dimiliki oleh manusia inilah yang menjadikan manusia itu merupakan makhluk termulia di sisi Allah SWT. Tujuan Hidup Manusia ialah tercapainya kebahagiaan. Sedangkan tujuan akhirnya ialah tercapainya kebahagiaan akhirat yang puncaknya yaitu dekat dengan Allah SWT. Adapun relevansi antara pemikiran Ibn Sina dengan al-Ghazali terdapat pada dimensi nafs. Bagi Ibn Sina nafs manusia itu satu, akan tetapi berbeda dengan nafs perspektif al-Ghazali. Menurut al-Ghazali nafs itu terdiri dari nafs ammarah, mutmainnah, dan nafs lawwamah. Adapun yang menjadi hakikat manusia dalam nafs ini ialah nafs mutmainnah. Kemudian dilengkapi oleh al-Ghazali dengan dimensi lainnya,seperti: ruh, hati, dan akal.

Published

2018-09-29

How to Cite

Rahmat, A. (2018). KONSEP MANUSIA PERSPEKTIF FILOSOF MUSLIM: Studi Komparatif Pemikiran Ibn Sina dengan Al-Ghazali. Jurnal Kariman, 4(2), 41-62. Retrieved from https://ejournal.stit-alkarimiyyah.ac.id/index.php/kariman/article/view/71