Hamzah Fansuri dan Doktrin Wahdat Al-Wujud di

  • Rasuki Rasuki STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Abstract

Tokoh sufi Nusantara yang meninggalkan beberapa karya, salah satunya adalah Hamzah fansuri. Kontroversi doktrin Wahdat al-Wujud pernah diadopsi dari tokoh sufi besar, Ibn ‘Arabi. Doktrin tasawuf Hamzah Fansuri selain mendapat sambuatan banyak kalangan–terlabih dikalangan para muridnya–juga mendapat krirtik dari sebagian kalangan muslim lainnya. Sebagai doktrin dalam khazanah dunia tasawuf Nusantara, Wahdat al-Wujud Hamzah Fansuri sebagai menifastasi dan kelanjutan dari gagasan Sufi terkemuka, Ibn ‘Arabi yang dipopulerkan oleh salah muridnya. Wahdat al-Wujud Hamzah Fansuri sebagai faham yang mengajarkan bahwa keesahan Tuhan sama sekali tidak bertentangan dengan konsep penampakan pengetahuan Tuhan yang sangat variatif dalam kehidupan nyata. Dari-Nya, dalam dunia nyata terlahir penampakan dhahir dan batin dari Wujud yang Satu, yakni Tuhan.

Published
2019-04-20
How to Cite
Rasuki, R. (2019). Hamzah Fansuri dan Doktrin Wahdat Al-Wujud di. Jurnal Kariman, 6(2), 213-224. Retrieved from http://ejournal.stit-alkarimiyyah.ac.id/index.php/kariman/article/view/89