SIMPAN-PINJAM SYARI’AH: TUNTUTAN AGAMA YANG HANIF

  • Hafid Hafid STIT Al-Karimiyyah

Abstract

Praktek simpan pinjam syari’ah amat dibutuhkan masyarakat Islam dalam mengantisipasi laju perkembangan ekonomi modern yang cenderung kapitalistik dan sekuler. Pendirian simpan-pinjam koperasi, simpan-pinjam kelompok arisan, atau simpan-pinjam kelompok pengajian dapat mengatasi masyarakat yang membutuhkan pinjaman, akan tetapi terus diarahkan pada praktek yang syar’iyyah. Ada tiga bahasan sesuai dengan ulasan kitab-kitab fiqih: a) Syirkah, terkait dengan pengumpulan uang dari beberapa orang (perkongsian). b) Qardh, terkait dengan sistem pinjam-meminjam uang dari seseorang atau lembaga. c) Riba, terkait dengan konsekwensi transaksi ketika ada penarikan manfaat pada pinjaman.

 

Published
2018-09-23
How to Cite
Hafid, H. (2018). SIMPAN-PINJAM SYARI’AH: TUNTUTAN AGAMA YANG HANIF. Jurnal Kariman, 5(1), 91-106. Retrieved from http://ejournal.stit-alkarimiyyah.ac.id/index.php/kariman/article/view/45