Money Politic di Tengah Dilema Kesejahteraan Masyarakat

  • Hafid Hafid STIT Al-Karimiyyah

Abstract

Money politic akan tumbuh berkembang karena keimanan kepada Allah yang mulai menurun. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya karena kesejahteraan masyarakat yang sebagian rendah. Kesejahteraan adalah tuntutan semua manusia hidup untuk melangsungkan kehidupannya dalam upaya menghambakan diri kepada Allah SWT. Dengan segala upayanya kesejahteraan mesti dilakukan. Aktifitas politik bukanlah kegiatan yang hina dan memalukan. Sebab segala kegiatan untuk mengatur hubungan yang berkaitan dengan kesejahteraan suatu masyarakat dalam sebuah negara dan bangsa adalah kegiatan politik. Bukanlah Rasulullah mendirikan negara Islam di Madinah itu bukan kegiatan politik.

References

Hafid, Hm, Pernik-Pernik Fatsoen Politik: Sketsa Orang-Orang Akar Rumput (Sumenep, Yayasan Al fatah, 2016)
Ikhwan Abidin Basri. Islam dan Pembangunan Ekonomi (Jakarta: Gema Insani Press. 2005)
Marzuki Wahid & Hifdhil Alim, Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi (Jakarta, Lakpesdam – PBNU, 2017)
Mundzar Fahman, Kiai dan Korupsi: Andl Rakyat, Kiai dan Pejabat dalam Korupsi (Surabaya. Jawa Pos Press. 2004)
M.B. Hendrie Anto. Pengantar Ekonomi Mikro Islami. (Yogyakarta: Ekonomi 2003)
Umer Chapra. Islam dan Tantangan Ekonomi (Jakarta: Gema insani Press, 2000)
Warkum Sumito. Asas Asas Perbankan Islam & Lembaga Lembaga Terkait. (Jakarta: Raja Grapindo Persada) Hal 17
Published
2019-08-30
How to Cite
Hafid, H. (2019). Money Politic di Tengah Dilema Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Kariman, 7(1), 97-108. Retrieved from http://ejournal.stit-alkarimiyyah.ac.id/index.php/kariman/article/view/105